NagaQQ: Situs Judi Poker QQ Online BandarQ DominoQQ Terbaik
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menanggapi persaingan di Grup B Piala Presiden 2025 dengan realistis. Tim berjulukan Maung Bandung ini akan bersaing dengan Dewa United dan Port FC, Thailand, dua tim yang dinilainya memiliki kualitas bagus.
Namun bagi Bojan Hodak, ajang ini bukan soal mengejar trofi, melainkan momen untuk membangun kekuatan jelang musim kompetisi yang sesungguhnya.
Ditanya soal ambisi juara seperti yang digaungkan Port FC, pelatih asal Kroasia itu lebih memilih merendah. Ia tak memungkiri bahwa Persib tetap punya peluang, tetapi kondisi tim belum ideal untuk memaksakan target tinggi di ajang Piala Presiden tahun ini.
“Tentu saja kami punya peluang untuk menang. Tapi turnamen ini datang terlalu cepat dan kami tidak bisa memaksakan,” tegas Bojan.
“Seperti musim lalu, banyak pemain yang cedera. Jadi kami akan lebih memanfaatkan turnamen ini untuk persiapan menghadapi musim depan,” tambah Bojan.
Dengan pendekatan realistis ini, Persib tampaknya akan lebih fokus pada rotasi pemain dan membangun kebugaran, ketimbang memburu gelar juara di Piala Presiden. Terlebih lagi, Persib kehilangan 13 pemainnya setelah membawa back to back juara BRI Liga 1 2024/2025.
Bahkan semua pemain asingnya tidak ada yang dipertahankan. Karena itu, para Bobotoh pun diharapkan bisa bersabar dan melihat turnamen ini sebagai bagian dari proses pembentukan tim yang lebih kuat untuk kompetisi resmi nanti alias Liga 1 2025/2026.
Piala Presiden 2025 akan dimulai 6 Juli hingga 13 Juli 2025. Turnamen pramusim bergensi tersebut kembali menghadirkan persaingan tim-tim terbaik Indonesia, serta partisipasi dua tim undangan Internasional, Port FC, Thailand dan Oxford United, Inggris. Selain itu ada Arema FC, Persib Bandung, Dewa United, dan Liga Indonesian All Star.
Keenam konstetan itu dibagi dalam dua grup yang masing-masing berisikan tiga tim. Grup A dihuni Liga Indonesia All Star, Arema FC, dan Oxford United. Sedang Grup B ada Persib, Dewa United, dan Port FC.
0 Komentar